UAS KIMIA MEDISINAL

 

hafh… alhamdulillah, uas kimed telah berakhir… g tau pasti hasilnya kayak apa… apa bakal kena ma ujian ulang atau justru g perlu ujian ulang alias nilainya dah bagus.. hmmm yang pasti saya sudah berusaha semaksimal mungkin, sisanya biarlah Allah SWT yang menentukan…

Dan, beberapa soal-soal yang saya beserta teman-teman pelajari pun alhamdulillah sedikit membantu dalam ujian kali ini… semoga bermanfaat bagi teman-teman Pharmacist yang mengikuti matkul KIMIA MEDISINAL (boleh copy paste, tapi izin dlu ya) :D

  1. Antimetabolit dibawah ini sebagai neoplasma adalah …
  • Klorambuzil
  • Metliotresat
  • Vinblastin
  • Makloretamin
  • prednison
  1. efek muskarinik dapat ditimbulkan oleh senyawa agonis kolinergik dibawah ini …
  • nikotin
  • atropin
  • diisopropil fluorofosfat
  • pilokarpin
  • fisostgigmin
  1. Agar dapat menghambat enzim, maka senyawa penghambat kolinesterase mempunyai sifat sbb:
  • Mampu berikatan dengan gugus nukleofilik pada tempat esteratik enzim
  • Mempunyai atom N kuarterner
  • Dapat mengikat gugus-gugus pada sisi anionic dan sekaligus sisi esteratik
  • Mempunyai gugus besar yang terikat pada atom N
  • Mampu membentuk ikatan kovalen dengan gugus sisi anionic
  1. Pendesakan pralidoksim untuk mengaktifkan kembali enzim kolinesterase terjadi karena
  • Pralidoksim mempunyai gugus piridin sebagai senyawa
  • Gugus OH oksim merupakan nukleofil yang lebih kuat daripada OH serin enzim
  • Gugus pospat bersifat elektrolit kuat
  • Pralidoksim dapat mengikat gugus OH serin enzim
  • Gugus piridin mampu berinteraksi dengan sisi anionic enzim
  1. Adanya modifikasi struktur antibiotik golongan aminoglikosida menyebabkan
  • Kanamisin A kurang aktif
  • Amikasin tidak aktif
  • Pengikatan riboson bakteri oleh gentamisin meningkat
  • Masa kerja netilmisin meningkat
  1. Obat antikejang yang mengandung struktur ureida adalah golongan
  • Hidantoin
  • Barbiturat
  • Pirazolon
  • suksinimid
  1. Untuk terapi infeksi saluran cerna, senyawa sulfonamida khusus digunakan adalah
  • Sulfadiazin
  • Sulfaguanidin
  • Sulfametoksazol
  • Sufacetamid
  1. Termasuk antibiotika golongan makromolekul adalah
  • Kanamisin
  • Spiramisin
  • Tobramisin
  • eritromisin
  1. HSA penekan sistem saraf pusat melibatkan hal-hal berikut ini :
  • Mengandung gugus non-ionik dengan (-) II besar
  • Senyawa memiliki nilai total a+2
  • Mengandung gugus non-polar (aril, alkil, haloalkil) dengan nilai +1-3
  • Senyawa memiliki nilai koefisien partisi = 100
  1. Yang termasuk SAR analgesik turunan anilin dan para aminofenol adalah :
  • Asetilasi gugus amin primer meningkatkan aktivitas
  • Pemasukan gugus –OH pada cincin benzen akan menurunkan aktivitas
  • Penggantian gugus –OH dengan COOH akan menaikan aktivitas
  • Metilasi gugus –OH akan menimbulkan efek antitusif
  1. Yang berperan pada interaksi turunan metadon dengan reseptor analgesik adalah
  • Atom n-kationik
  • Cincin piperidin
  • Ikatan dipol-dipol
  • Atom C-14 yang mengikat H
  1. Turunan morfin HSA sbb:
  • Metilasi gugus –OH memberi efek antitusif
  • Metilasi gugus menurunkan efek analgesik
  • Asetilasi gugus –OH meningkatkan efek analgesik
  • Adanya gugus metil pada N-kationik dapat menurunkan aktivitas
  1. Untuk meningkatkan ketahanan senyawa andregenik turunan beta fenil etil amin terhadap degradasi metabolik oleh MAO dapat dilakukan modifikasi struktur  sbb:
  • Menghilangkan gugus –OH katekol
  • Alkilasi pada N-amina
  • Hidroksilasi pada C beta jembatan etil
  • Metilasi pada C alpha
  1. Senyawa kolinergik turunan asetilkolin yang stabil terhadap proses hidrolisi adalah :
  • Asetil beta metakolin
  • Karbamakolin
  • Suksinilkolin
  • Betanekol
  1. senyawa bronkodilator yang dapat digunakan pada pengobatan asma dapat bekerja melalui beberapa cara berbeda. Bronkodilator yang bekerja dengan cara menghambat asetilkolin secara kompetitif pada reseptor muskarinik adalah :
  • efedrin
  • hiosiamin
  • salbutamol
  • ipratropium
  1. obat dibawah ini yang sebagai penghambat kolinesterase turunan karbamat adalah :
  • fisostigmin
  • pilokarpin
  • neostigmin
  • trimedoksim
  1. HSA turunan barbiturat melibatkan hal-hal berikut :
  • Kedua atom H pada C-5 harus diganti dengan gugus yang bersifat lipofil
  • Penembahan gugus alkil akan mencapai efek maksimal bila jumlah atom C=6
  • Penggantian atom O pada C-2 dengan atom S akan memperpendek masa kerja obat
  • Adanya gugus metil pada C-1 akan memperbesae efek penekan sistem saraf pusat
  1. HSA tranquilizer turunan fenotiazin melibatkan hal-hal berikut :
  • Karakterisasi rantai smaping N akan menghilangkan aktivitas
  • Subsitusi pada posisi C-1 cincin aromatik akan menurunkan aktivitas
  • Pemasukan gugus beta metil pada rantai alkil akan meningkatkan efek antihistamin
  • Gugus pendorong elektron pada posisi C-2 cincin aromatik akan meningkatkan aktivitas
  1. HSA dari antidpresan trisiklik melibatkan :
  • Aktivitasnya tinggi bila jumlah atom C pada rantai samping = 2 dan 3
  • Gugus amin pada rantai samping adalah amin tersier
  • Adanya subsituen 3 pada C-1 pada cincin trisiklik akan meningkatkan aktivitas
  • Jembatan pada posisi 10-11 sangat penting untuk aktivitas
  1. Turunan penisilin yang aktif terhadap bakteri gram (+) dan gram (-) serta tahan terhadap asam lambung adalah ;
  • Hetasilin
  • Amoksisilin
  • Ampisilin
  • Kloksasilin

 

 

 

4 pemikiran pada “UAS KIMIA MEDISINAL

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s